lomba mewarnai di lippo karawaci

aku lomba mewarnai di lippo karawaci.aku berdoa, untuk menang taunya aku tidak menang untung aku menjawab pertanyaan dapat hadiah.

aku main ke timezone aku dapat kartu dari bu guru.
   

Advertisements

Cerita Mas dan Adik di Tahun 2008

Sebentar lagi tahun 2008 segera terlewati, berganti tahun yang baru yaitu tahun 2009. Artinya Mas Ammar dan Dik Salma juga semakin bertambah usianya.

Dalam tahun 2008 ini banyak hal yang telah Mas Ammar dan Dik Salma lewati, baik suka maupun duka. Semoga dapat menjadi pelajaran bagi semua.

Hal-hal yang terjadi di antaranya adalah:

  1. Mas Ammar masih tetap juara 1 di kelas. Oh ya sekarang Mas Ammar sudah kelas 2, dan selama ini selalu ranking 1 di kelas, yaitu di SD Sunan Bonang. Lumayan dapat piala dari RT khusus anak-anak yang berprestasi di sekolahnya.
  2. Beli sepeda baru, dan sepeda Mas Ammar yang lama diberikan ke Adik Salma. Untung Adik mau, dan enggak minta sepeda yang baru, karena sepeda Mas Ammar masih bagus. Ternyata Adik sudah ngincer sepeda Mas, sejak lama. Hehehehe.
  3. Sempat les bahasa Inggris di rumah. Gurunya yang datang ke rumah, tapi sekarang sudah enggak, karena gurunya katanya pulang kampung. Padahal Dik Salma juga seneng ikut-ikutan kalau Mas les.
  4. Sekarang kursus Jarimatika. Mas Ammar sudah level 2, Adik juga level 2. Bedanya, Mas udah perkalian, kalau Adik belum. Tapi Mas dan Adik termasuk yang pinter. Itulah kenapa Mas dan Adik mengumpulkan poin yang banyak sampai dapat souvenir seperti pin dan kaos Jarimatika yang bagus banget. Bahkan Adik setiap hari hampir selalu dapat pensil atau stiker karena dapat menjawab kuis.
  5. Dik Salma semakin bagus mewarnanya. Bahkan dapat juara ketiga dalam perlombaan antar TK se-jabodetabek di suatu acara/kegiatan di Ancol. Seneng banget rasanya dapat piala yang besar dan bagus.
  6. Dukanya, Mas Ammar di akhir tahun ini sakit. Sempat cek darah di laboraorium RS Qadr, kata dokternya kemungkinan ada tipusnya. Memang sih sedikit kemungkinannya. Akhirnya oleh dokter umumnya (dr. Respinah Sarumpaet), dirujuk ke dokter spesialis anak, dan Mas Ammar kembali berobat ke dokter langganan Mas sejak kecil, yaitu dr. Elvie di RS Siloam. Untungnya bukan tipus, jadi enggak perlu di rawat inap (opname). Alhamdulillah sekarang sudah baikan.

Liburan ke Bandung

Akhirnya Ammar dan Dik Salma pernah jalan-jalan ke Bandung bersama Ayah dan Bunda. Seneng sekali rasanya, apalagi Nenek Uti dan Kung ikut juga. Oh ya, tidak ketinggalan Tante Fenti yang memang suka jalan-jalan. Kata Ayah, Tante Fenti itu sebutannya Gadis Bandara, karena suka mondar-mandir ke luar kota.

Continue reading

Juara satu

hari rabu ammar terima raport, dan mendapatkan juara satu. nilai raport ammar bagus-bagus, karena ammar rajin belajar. nilai tiap pelajaran kebanyakan 9. jumlah smuanya 2826.

ammar paling seneng  pelajaran matematika, karena gampang.

hari jumat kemarin dik salma juga terima raport kelas tk a1. adik juara 2 kata adik.

karena yang juara 1 mas ammar kata adik.

hari ini habis dari lippo, dibeliin hadiah mainan bongkar pasang yang bisa dibuat macam-macam. bisa jadi pesawat, mobil, anjing, kincir angin, teleskop, dan lainnya.

alhamdulillah, wal suyukurillah, sudah dapat juara, eh dapat hadiah juga.

Adik Salma dan Sepeda roda dua

Sepeda Salma

Horeee… kemarin, ‘secara resmi’ adik Salma sudah bisa naik sepeda roda dua. Disebut secara resmi karena sebenarnya eh sepertinya adek sudah bisa naik sepeda roda dua, tapi belum pernah naik sepeda roda 2 yang sebenarnya. Selama ini sepeda adek yang roda empat, dilepas rodanya satu, yaitu roda kecil yang di sebelah kiri. Jadinya selama ini adek naek sepeda roda tiga.

Sebenarnya lagi, roda yang ketiga (yang kecil) jarang dipakai oleh adek. Karena jalannya sepeda sudah tegak, dan roda ketiganya tidak menyentuh tanah.

Nah, kemarin Ridho temen Ammar main ke rumah bersama adiknya yang namanya Ihsan. Ihsan bawa sepeda kecilnya juga yang roda dua. Trus adek pinjem sepeda Ihsan, dan ternyata adek sudah lancar naek sepeda roda dua. Bener-bener langsung lancar.
“Huih.. tangan adek capek”, kata Adek setelah selesai pakai sepeda Ihsan.

Akhirnya oleh Bunda, sepeda adek dibawa ke bengkel untuk dilepas roda kecilnya. Semalam pas ayah pulang kerja, Adek langsung ‘praktek’ nunjukin ke Ayah kalau sudah bisa naik sepeda roda dua.

Kata Ayah, hati-hati ya kalau naik sepeda. Ammar juga sekarang seneng, karena kalau naik sepeda bisa ditemeni Adek yang juga naik sepeda roda dua.

Horeee

Horeeeee, akhirnya Ammar dan Salma punya blog sendiri.  Terima kasih buat WordPress yang sudah menyediakan ‘rumah’.